Powered By Blogger

Rabu, 18 Maret 2015

Persahabatan Kerja Keras Dan Ketekunan

Suatu kali hiduplah 6 tokoh bernama KESUKSESAN, KETEKUNAN, KERJAKERAS, KEMALASAN, KEKAYAAN DAN KETIDAKTAHUAN.
Suatu saat Kesuksesan jatuh ke jurang yang dalam. Ia berteriak minta tolong. Ketidaktahuan mendengar dan berusaha menolong. Namun karena ia tidak mengerti apa-apa, Ketidaktahuan pun tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Tak lama lewatlah sahabatnya yang lain: Kemalasan.
“Kemalasan, tolong keluarkan aku dari sini,” pinta Kesuksesan. “Maaf aku sedang tidak ada waktu,” jawab Kemalasan sambil berlalu.
Karena belum mendapat pertolongan, Kesuksesan pun terus berteriak. Kali ini yang mendengar  suaranya adalah Kekayaan.
“Apa yang bisa kulakukan untukmu?” tanya Kekayaan. “Tolong beri aku tali,” jawab Kesuksesan.
“Tali, aku tidak punya tali. Aku hanya punya rumah mewah, uang, mobil, hotel, dan apartemen. Maaf aku tidak bisa membantumu,” Kekayaanpun pergi.

Kesuksesan hampir putus asa, tapi untung sahabatnya yang lain datang membantu. Mereka adalah Ketekunan dan Kerjakeras. Kerjakeras berusaha mencari seutas tali dan setelah mendapatkannya, lalu mengulurkannya ke jurang. Sebenarnya Kerjakeras tak sanggup mengangkat Keuksesan sendiri, dia dibantu dan disemangati oleh Ketekunan. Kesuksesan pun selamat!
Tanpa adanya kerja keras dan ketekunan , kesuksesan tidak akan hadir dalam hidup kita.
Kita semua setuju bahwa kerja keras atau yang kita sebut sekarang sebagai kerja cerdas dapat membuat sesuatu terjadi dalam hidup kita. Tapi kerja keras juga butuh ketekunan. Tanpa adanya sikap tekun, usaha keras kita akan berakhir segera ketika kita mulai lelah. Ketekunan adalah sahabat kerja keras.

Ketekunan adalah kerja keras yang Anda lakukan ketika Anda sudah mulai lelah bekerja keras.
Tidak cukup hanya bekerja keras seperti yang dilakukan petani yang telah menabur benih, kita juga perlu tekun dalam menantikan hasilnya.
Hasrat, tekad dan ketepatan bertindak adalah nilai dasar dari keberhasilan

happy anniversary,

sumber : kumpulankisahinspirasidanmotivasi.wordpress.com

2 komentar: